Toto Nande
Penulis Feri Perdamenta




Kostum baru ini mencerminkan inovasi desain dan detil terbaik yang dituntut oleh para pemain sepakbola kelas elit. Kombinasi dari sumber bahan yang bisa didaur-ulang, rancangan estetik yang baru dan penghormatan akan sejarah klub Inter yang kaya, telah menetapkan standar baru untuk pembuatan kostum klub ini.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah klub ini, kaus barunya dibuat seluruhnya dari poliester daur-ulang, di mana tiap kausnya dibuat dari 8 botol air, yang didapatkan dari Tempat Pembuangan Akhir di Jepang dan Taiwan. Botol-botol ini dibersihkan dan diproses menjadi butiran kecil, dilelehkan menjadi benang dan dianyam menjadi bahan kostum. Proses pembuatan baru ini mampu mengurangi energi sebesar 30% jika dibandingkan dengan pembuatan poliester secara tradisional.
Dengan proses pembuatan yang baru ini, Nike telah mendaur-ulang sekitar 13 juta botol plastik, dengan total sekitar 254,000 kg limbah poliester, yang membutuhkan waktu sampai 500 tahun jika diurai secara alami. Tiap botol yang didaur ulang untuk pembuatan kostum ini, jika dijejer panjangnya bisa mencapai 3.000 km atau sepanjang 29 sepakbola.
Kostum baru ini membantu para pemain untuk menjaga suhu tubuh yang optimal serta tetap kering dan sejuk, dengan demikian mereka bisa bermain dengan kemampuan penuh. Kain Nike Dri-FIT yang baru 13% lebih ringan dari sebelumnya, membantu menguapkan kelembaban, dengan cara menyerap keringat keluar ke permukaan, dan juga meningkatkan kemampuan kaus untuk bernafas sebanyak 7% dari versi sebelumnya. Zona ventilasi yang terdapat pada tiap sisi kaus, di bawah karet celana dan dekat pangkal tulang punggung di celana pendeknya, secara signifikan bisa meningkatkan penyerapan udara, sehingga para pemain juga merasa lebih sejuk.
“Kami terus menginovasi rancangan kostum kami bagi klub-klub elit dunia, dan pengenalan kostum baru Klub Inter Milan ini adalah saat yang membanggakan bagi Nike,” kata Phil Dickinson, Direktur Kreatif Nike Global Football. “Tradisi klub yang begitu dalam telah melengkapi dengan sempurna rancangan dan proses pembuatannya yang inovatif”
Potongan kaus yang baru dan dinamis dengan struktur anyaman ganda memberikan penampilan yang lebih ramping pada para pemain. Pada saat yang bersamaan, kaus ini 10% lebih elastis dari kaus Inter Milan sebelumnya. Siluet kaus mengikuti lekuk tubuh alami untuk keleluasaan gerak dan penyerapan udara yang maksimal.
Inter Milan, yang dinobatkan sebagai juara Eropa di musim pertandingan lalu, bertekad untuk menjadi tim pertama yang menyabet gelar Seri A selama 6 kali berturut-turut dengan mengenakan kostum kandang dan tandang yang dihiasi dengan lambang-lambang dari sejarah klub dan juga kota asalnya.
Lambang ular, il biscione, terbordir dengan bangga di kedua kaus, kandang dan tandang. Merupakan lambang kota Milan sejak abad ke-13, ditampilkan pada lambang keluarga dinasti dan penguasa kota Milan.
Lambang ular yang dianggap sebagai binatang yang ganas dan berani ini, telah lama menjadi simbol kebanggaan para penggemar Inter. Lambang ini menjadi simbol klub Milan yang otentik dan sering terpampang pada bendera dan banner di Curva Nord di San Siro.
Kaus kandang yang baru memiliki kerah-V berwarna hitam, sementara garis-garis Inter yang ikonik telah berubah menjadi lebih tebal dan bergerigi, meniru bentuk sisik ular. Secara keseluruhan, kaus baru ini memiliki tampilan yang lebih gagah dan serius, dipadu dengan warna DNA Inter yang biru royal dan hitam, meniru seragam yang sukses mengantar mereka menjadi juara di tahun 1960-an. Di bagian luar kerah kaus, terdapat tulisan ‘Inter’, sementara di bagian dalam kaus, di balik lambang klub, tertulis ‘Nerazzurri’, nama julukan klub yang jika diterjemahkan berarti tim hitam biru.
Celana pendek kandang berwarna hitam dengan garis biru royal di tiap sisi. Sementara di belakang karet celana tertulis ‘Inter’. Kaus kaki kandang berwarna hitam dengan garis biru royal, bertuliskan ‘Inter’ di betisnya.
Kaus tandang yang baru memiliki leher bundar yang timpang tindih dan berwarna putih, warna tandang tradisional klub Inter. Yang baru adalah, musim pertandingan ini, kepala il biscione terpampang di lengan kanan dengan tubuhnya yang berwarna hitam dan biru royal, melingkar sepanjang sisi kanan kaus.
Celana pendek tandang juga berwarna putih, dengan garis biru varsity di tiap sisi. Sementara di belakang karet celana tertulis ‘Inter’. Kaus kaki tandang pun berwarna putih dengan dengan garis biru varsity dan hitam di bagian atas, dan tulisan ‘Inter’ di betis.
Pada musim pertandingan ini, klub-klub terkemuka tambahan, termasuk Arsenal, Manchester United dan FC Barcelona akan mengenakan kostum paling ramah lingkungan dan canggih secara teknologi dalam sejarah persepakbolaan. Jersey Diego Milito cs ini tersedia sejak tanggal 19 Juli 2010 lalu di beberapa store Nike di Indonesia. (bola/prl/fjr)
Lihat Foto Jersey Nike Inter Milan

Orang termuda pertama dari luar kerajaan yang gambarnya dipajang di National Portrait Gallery, Inggris.
Sejak berusia lima tahun, aktor asal Inggris ini sudah menunjukkan ketertarikan pada dunia seni peran. Berangkat dari peran-peran terbatas dalam film-film produksi sekolah, Dan- panggilan Radcliffe kini serius menjadikan seni peran sebagai dunianya.
Nama Dan populer setelah memerankan tokoh Harry Potter dalam film yang diangkat dari buku laris karya J.K. Rowling. Dan juga tampil dalam drama panggung dan sejumlah film dan pertunjukan televisi, termasuk drama ITV, My Boy Jack dan pertunjukan panggung Equus yang membuatnya masuk nominasi Drama Desk Award.
Daniel Jacob Radcliffe lahir di Fulham, London, Inggris, pada 23 Juli 1989 sebagai anak satu-satunya dari Alan dan Marcia Radcliffe. Pada usia lima tahun, dia mengatakan ingin menjadi seorang aktor. Sejak itu, dia mulai terlibat dalam film-film produksi sekolah.
Tahun 1999, debut seni peran profesional Dan dimulai dengan memainkan karakter "David Copperfield" muda dalam tayangan adaptasi novel Charles Dickens yang ditayangkan stasiun televisi BBC. Beberapa tahun kemudian, Dan mendapat peran kecil dalam drama "The Tailor of Panama" (2001) yang dibintangi Pierce Brosnan dan Jamie Lee Curtis. Ini menjadi debut Redcliffe di layar lebar.
Meski orang tua Radcliffe tidak ingin putra mereka berkecimpung di dunia hiburan, mereka tidak melarang Dan mengejar impiannya. Nasib baik datang pada suatu malam di tahun 2000 ketika Dan, bersama ayahnya sedang berusaha mendapatkan peran dalam "Stones in His Pockets" di sebuah teater.
Hadir dalam casting tersebut adalah produser David Heyman, seorang teman ayah Radcliffe, dan penulis skenario Steve Kloves. Dua tokoh perfilman itu sedang mencari aktor muda untuk memerankan Harry Potter dan sedang mengaudisi sekitar 16.000 remaja pria.
Heyman tersadar dengan kemiripan Radcliffe dengan tokoh Harry dalam sampul buku Harry Potter. Heyman pun membujuk orang tua Radcliffe agar mengizinkan putra mereka ikut audisi demi peran Harry Potter.
Pada Agustus 2000, setelah beberapa audisi, Radcliffe terpilih untuk bermain dalam film beranggaran besar adaptasi dari buku peraih penghargaan karya J.K. Rowling. Rowling secara pribadi juga menyetujui pilihan tersebut. Tahun 2001, setelah menjadi pemain pendukung dalam "The Tailor of Panama", film pertama Harry Potter, "Harry Potter and the Philosopher's Stone" dirilis.
Radcliffe juga membintangi lima sekuel film Harry Potter, yaitu: Harry Potter and the Chamber of Secrets (2002), Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (2004), Harry Potter and the Goblet of Fire (2005), Harry Potter and the Order of the Phoenix (2007), dan Harry Potter and the Half-Blood Prince (2009).
Penyuka musik punk rock ini telah menandatangani kontrak untuk film ketujuh dan kedelapan sekuel Harry Potter, yakni Harry Potter and the Deathly Hallows Bagian I dan II yang diperkirakan akan rilis pada 2010 dan 2011. Dia senang karena akhirnya film tersebut dibagi menjadi dua bagian karena dia yakin, tidak ada sedikitpun dalam buku terakhir Harry Potter yang boleh dilewatkan. Film Harry Potter terus mencetak box office di berbagai negara.
Tahun 2002, Radcliffe tampil sebagai tamu dalam The Play What I Wrote yang disutradarai Kenneth Branagh (yang tampil bersama Radcliffe dalam Harry Potter and the Chamber of Secrets sebagai Professor Lockhart).
Tahun 2006, Radcliffe mulai memasuki masa transisi dari aktor anak-anak ke aktor dewasa dengan tampil dalam serial televisi Extras yang merupakan parodi dari dirinya sendiri, dan ikut membintangi drama independen Australia, December Boys, di mana dia berlatih khusus agar bisa memiliki aksen Australia.
Kemudian, pada 2007 Radcliffe memerankan karakter seorang anak bernama Alan Strang yang terobsesi dengan kuda dalam pertunjukan Equus. Perannya mengundang perhatian media karena dia tampil telanjang dalam satu bagian dari pertunjukan tersebut. Terakhir kali Radcliffe bermain untuk Equus adalah pada 9 Juni 2007.
Sepanjang musim panas 2007, remaja 20 tahun ini membintangi drama ITV, My Boy Jack, yang ditulis berdasarkan kisah nyata kematian anak Rudyard Kipling dalam Perang Dunia I. Dalam film tersebut, Radcliffe memerankan Jack Kipling, prajurit era Perang Dunia I dan putra penulis Rudyard Kipling.
Saat berusia 16 tahun, Radcliffe menjadi orang termuda pertama dari luar kerajaan yang gambarnya dipajang di National Portrait Gallery, Inggris. Foto yang diambil oleh Stuart Pearson tersebut menampilkan Radcliffe saat berusia 14 tahun.
Pada 9 Juli 2007, Radcliffe dan rekan-rekannya dalam Harry Potter, Rupert Grint dan Emma Watson meninggalkan jejak tangan dan kaki di depan Chinese Theater Grauman di Hollywood.
Harian New York Times, 28 Desember 2007, memberitakan bahwa Radcliffe akan memerankan tokoh mendiang jurnalis foto Dan Eldon dalam film film yang akan tayang dengan judul sementara Journey atau The Journey is the Destination. Ibu Eldon, secara pribadi memilih Radcliffe karena sifat humoris dan energi Radcliffe membuatnya mirip dengan putranya.
Radcliffe pernah bersekolah di sekolah khusus laki-laki, Sussex House School, dan City of London School. Meski beberapa kali meraih nilai A tahun 2006, dia memutuskan untuk berhenti sejenak dari sekolah. Radcliffe pernah menyatakan bahwa dirinya adalah seorang ateis, tetapi di lain kesempatan dia mengatakan bangga menjadi seorang pemeluk Yahudi.
Pendukung partai Demokrat Liberal ini pernah muncul dalam Sunday Times Rich List tahun 2006, yang memperkirakan kekayaannya sebesar 14 juta pound sterling, membuatnya menjadi orang muda terkaya di Kerajaan Inggris. Label orang muda terkaya itu berlanjut hingga 2007. Dari film Harry Potter pertamanya, dia dikabarkan mendapat sekitar £250.000, sekitar £5,6 juta untuk film keempatnya, dan lebih dari £8 juta untuk Harry Potter dan the Order of the Phoenix. Meski dicap sebagai orang kaya, Radcliffe mengaku tidak memiliki selera orang kaya.
Pria muda yang doyan membaca buku ini terlibat dalam berbagai organisasi amal. Tahun 2005, dia melelang kaos "Hogwarts Crew" untuk membantu mengumpulkan donasi bagi para korban tsunami. Penyuka olahraga kriket ini pernah menyatakan bahwa dia mengidap gangguan ringan dyspraxia.
Di luar lapangan bola, dia adalah pria yang taat. Lagu rohani atau Gospel menjadi kesukaannya, Injil menjadi buku favoritnya. Hidup tak menghambur-hamburkan uang di tempat pesta. Jika beraksi di lapangan, gelandang tengah ini salah satu ancaman yang mematikan.
Tak gampang mencari pemain bola yang santun dan taat beragama, Kaka adalah salah satunya. Dia tak suka pesta. Dia mengisi waktu senggangnya dengan membaca Injil. Bahkan dia menjadi anggota organisasi 'Atlet Kristus'. Wajahnya yang tampan juga tak digunakan untuk menaklukkan perempuan.
Soal mengolah bolah sangat teruji. Itu pula sebabnya dia bisa merumput di klub-klub kaya di dunia, misalnya AC Milan, kini dia berada di Real Madrid, Spanyol.
Terlahir dengan nama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite, Kaka mengawali karirernya di Sao Paolo, Brazil, saat berusia 15 tahun. Di klub inilah talenta putra dari pasangan Bosco Izecson Pereira Leite dan Simone Cristina Santos ini mulai terasah.
Kaka melakukan debut senior bersama Sao Paolo pada Januari 2001. Bersama klub raksasa Brasil itu, Kaka mencetak 23 gol dalam 59 laga, catatan yang terbilang subur untuk seorang pemain gelandang.
Pada usia 17 tahun, Sao Paolo berniat untuk menjual Kaka ke klub Turki Gaziantepspor. Namun transaksi batal karena masalah pembayaran. AC Milan yang mencium potensi Kaka langsung bergerak. Hasilnya Silvio Berlusconi memboyongnya pada 2003 dengan harga murah yakni US $8.5 juta.
Bersama klub elit Serie A itu, Ricardo Kaka hanya butuh waktu satu bulan untuk menembus skuat tim utama Rossoneri. Debutnya bersama Milan terjadi saat Rossoneri menang 2-0 melawan Ancona. Total 193 laga dengan koleksi 70 gol telah dipersembahkan Kaka buat Rossoneri. Tak heran Kaka menjelma menjadi pujaan publik San Siro.
Penampilan memikat Kaka bersama Milan terus mengundang decak kagum. Puncaknya, Kaka berhasil menyabet penghargaan sebagai Pemain Terbaik Eropa atau Ballon d'Or dan Pemain Terbaik FIFA pada penghujung 2007. Penghargaan itu hanya sebagian kecil dari banyaknya penghargaan yang diterima Kaka.
Bersama timnas Brasil, Kaka menjalani debutnya pada Januari 2002 saat melawan Bolivia. Kaka juga ikut memperkuat Tim Samba di pentas Piala Dunia 2002 dan 2006 lalu. Pada Piala Dunia 2002 yang mengantarkan Brasil menjadi kampiun, Kaka tak menjadi pilihan utama. Label pemain utama baru diperolehnya pada Piala Dunia 2006, sayangnya Brazil rontok.
Alasan itu pula yang membuat Kaka berambisi merengkuh trofi paling bergengsi di dunia sepakbola itu. Piala Dunia 2010 mendatang akan menjadi yang ketiga kalinya buat Kaka. Dan Kaka menempatkan perhelatan akbar di Afrika Selatan nanti sebagai puncak karirnya. Hingga saat ini, Kaka telah membela Selecao sebanyak 73 kali dengan koleksi 26 gol.
Enam tahun di AC Milan, Italia, pada 8 Juni 2009 lalu Kaka akhirnya hijrah ke La Liga berkostum Real Madrid dengan durasi kontrak enam tahun. Transfer Kaka yang mencapai 65 juta euro tlah emencatatkan dirinya sebagai salah satu dari tiga pemain termahal di dunia.
Kaka hanya kalah dari rekor Zinedine Zidane yang pindah dengan nilai transfer 76 juta euro dan tentu saja dari rekannya saat ini Cristiano Ronaldo yang mencapai 96 juta euro.
Seperti biasa, pesona Kaka sebagai pebola kondang juga turut menggiring beberapa sponsor menggunakannya sebagai ikon produk. Produsen alat olahraga Adidas dan model Armani menjadi beberapa sponsor yang menggunakan ketenarannya.
Kaka mempunyai adik laki-laki bernama Rodrigo Izecson dos Santos yang lebih dikenal dengan sebutan Digao, yang juga menjadi pebola profesional. Dan sosok Rodrigo pula yang membuat Ricardo kini dipanggil Kaka. Saat itu, sang adik memanggil kakaknya itu dengan Caca yang berganti menjadi Kaka.
Pebola Religius
Di luar lapangan, Kaka menunjukkan sikap yang tak kalah hebatnya. Tak seperti pebola lain yang hidup serba glamor, Kaka lebih memilih hidup bersahaja. Kaka merupakan penganut Kristen yang taat.
Alasannya, pada usia 18 tahun karir Kaka sempat terancam setelah mengalami patah tulang belakang saat berenang. Namun atas campur tangan Tuhan, Kaka berhasil sembuh dan pulih 100 persen.
Ketaatan Kaka juga dibuktikan dengan masuk menjadi anggota organisasi 'Atlet Kristus'. Setiap selebrasinya selalu dilakukannya dengan menunjuk ke arah langit, sebagai bentuk ucapan terima kasih atas apa yang sudah diberikan-Nya.
Sisi religius inilah yang membuat penggemar mobil Ferrari ini dikenal dekat dengan Andriy Shevchenko saat keduanya masih bersama di San Siro.
Saking taatnya, pengidola aktor Tom Hanks ini tak bisa lepas dari segala hal yang berbau keagamaan. Bahkan untuk urusan lagu favorit, ia memilih lagu rohani atau Gospel. Injil menjadi buku favorit pemain yang kerap dipanggil Ricky Kaka ini.
Karena kontribusinya di dalam maupun di luar lapangan, Majalah Time mencantumkan nama Kaka dalam Time 100, yakni 100 sosok yang paling berpengaruh.